Perbedaan”

Perbedaan Manusia dan Binatang
Yang membedakan manusia dengan spesies lain dibumi ini bukan terletak pada kemampuan manusia untuk merasa, untuk mencintai dan dicintai, bukan juga nilai-nilai moral dan etika manusia, apalagi karena ide-ide kreatif manusia dan kebutuhan manusia untuk berkelompok sebagai mahluk sosial.
Di alam sekitar dan kehidupan sehari-hari banyak sekali contoh bahwa manusia kalah dengan binatang.
Perbedaan utama adalah kemampuan menciptakan dan menggunakan perkakas, manusia adalah mahluk dengan perkakas, tanpa menggunakan perkakas sudah lama manusia terhapus dari ekosistem dibumi. Kemampuan menerapkan teori menjadi sesuatu yang praktis.
Kemampuan membuat api mungkin adalah penemuan manusia yang paling penting dalam sejarah umat manusia, api membuat manusia mampu untuk memasak, menghangatkan diri dimusim dingin, meningkatkan standar kesehatan, mengolah logam yang kemudian membawa pengaruh besar dalam jalannya sejarah planet bumi.
Banyak sekali contoh peradaban manusia yang runtuh karena gagal mengadopsi teknologi atau gagal menemukan teknologi yang lebih maju seperti inca, maya, mesir, yunani, kesultanan turki, kerajaan sungai indus dan lain-lain. Menolak teknologi adalah bunuh diri.
Seperti yang terjadi dalam sejarah peradaban manusia, siapa yang menguasai teknologi pengolahan logam, dialah bangsa yang berjaya. Semula memakai pisau dari batu kemudian penemuan cara pengelolaan logam seperti perunggu dan besi membuat teknologi batu tidak berarti. Dan sekarang penguasaan teknologi nuklir (plutonium) menjadi bangsa yang mampu menguasainya menjadi super power.
Menolak ilmu pengetahuan, menghambat penyebaran ilmu pengtahuan dan kemajuan teknologi adalah dosa karena Sang Pencipta tidak akan menciptakan otak dikepala manusia sebagai hiasan bila Dia tidak ingin manusia memakainya untuk perbuatan baik.

Perbedaan Bentuk Penciptaan Dan Kedudukan Malaikat
In Malaikat on November 18, 2007 at 11:42 pm
Para malaikat tidaklah sama, baik berkenaan dengan bentuk penciptaannya maupun kedudukannya. Sebagaian malaikat ada yang bersayap dua dan sebagian lagi ada yang bersayap tiga. Jibril sendiri mempunyai 600 sayap. Dihadapan Allah, mereka juga mempunyai kedudukan yang berbeda-beda.
Tidak seorangpun diantara kami (malaikat) melainkan baginya kedudukan tertentu (Ash-Shafat: 164)
Berkenaan dengan Jibril, Allah berfirman :

Sesungguhnya (Alquran) itu adalah firman Allah (yang dibawa) utusan yang mulia, yang mempunyai kekuatan disisi yang mempunyai Arasy yang tinggi derajat (At-Takwir: 19-20)
Maksudnya Jibril ini mempunyai kedudukan yang tinggi dan mulia disisi Allah.
Para malaikat yang paling utama adalah yang hadir dalam perang Badar. Dalam Shahih Bukhari disebutkan riwayat dari Rafa’ah bin Rafi’ bahwa Jibril datang menemui Nabid an bertanya,
“Apa pandanganmu terhadap orang-orang yang turut serta dalam perang Badar?” Beliau menjawab , ‘orang-orang terbaik dari kami’. Jibril kemudian berkata: ‘Demikian pula, menurutku, para malaikat yang ikut hadir dalam perang Badar adalah para malaikat pilihan.’ “

Bukan Laki-Laki Bukan Pula Perempuan
Diantara sebab kesesatan manusia ketika berbicara mengenai dunia gaib adalah bahwa sebagian orang yang berupaya menimbang dunia gaib ini dengan timbangan-timbangan manusia yang bersifat keduniaan. Maka sampai ada yang menulis artikel disebuah harian dengan penuh kejeranan bahwa Jibril datang kepada Nabi setelah meminta jawaban dari Allah untuk disampaikan kepada Nabi. Ia mengatakan: Bagaimana ia tiba dalam waktu sekejap itu, yang sungguh diluar perhitungan akal. Cahaya saja membutuhkan jutaan tahun cahaya untuk sampai kepada bintang-bintang dilangit?! Orang ‘miskin’ sama sekali tidak mengerti. Permasalahannya adalah seperti seekor lalat yang ingin mengukur kecepatan pesawat terbang dengan ukurannya sendiri. Jika saja ia mau berfikir, tentu ia akan tahu bahwa alam malaikat mempunyai neraca sendiri yang berbeda sama sekali dengan neraca kita.
Dalam persoalan ini, kaum musyrikin Arab telah tersesat, karena beranggapan malaikat itu adalah wanita. Pendapat yang sangat jauh dari yang sebenarnya ini dicampur dengan khurafat yang lebih besar lagi, dimana mereka menganggap bahwa malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah.
Alquran telah membantah dua hal ini, Alquran menjelaskan bahwa pandangan mereka itu sama sekali tidak bersandar kepada dalil yang benar. Perkataan ini sangatlah kacau. Yang lebih aneh lagi, mereka menisbatkan anak-anak perempuan kepada Allah, namun mereka sendiri tidak suka kepada anak-anak perempuan. Manakala ada salah seorang diantara mereka yang dikaruniai anak perempuan, maka muka mereka menjadi kecut dan tak berkenan hati, bahkan marah-marah. Terkadang mereka bersembunyi dari pergaulan masyarakat, karena mereasa malu atas kabar kelahiran anaknya yang berkelamin perempuan. Perasaan ini terus berkembang, sampai pada puncaknya mereka tega mengubur hidup-hidup bayi perempuan mereka. Perhatikanlah baik-baik ayat berikut, yang menjelaskan khurafat dan sekaligus membantah ahli khurafat itu.
Maka tanyakanlah (hai Muhammad) kepada mereka, “Apakah (patut) bagi Tuhan engkau anak-anak perempuan sedang untuk mereka anak laki-laki. Atau apakah Kami menciptakan malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikannya?” Ketahuilah, sesungguhnya mereka dari kedustaannya mengatakan, “Allah mempunyai anak.” Dan sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berdusta. Apakah Dia memilih anak-anak perempuan daripada anak laki-laki? Mengapa kamu? Bagaimana kamu memutuskan itu? tidakkah kamu mendapat peringatan? atau adakah bagimu bukti yang nyata? (As-Shafat: 149-156)
Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan perkataan mereka ini sebagai saksi, dimana Allah akan memintai pertanggungjawaban mereka. Diantara dosa terbesar adalah mengatakan terhadap Allah tanda dasar pengetahuan.
Dan mereka menjadikan mereka (menganggap) malaikat-malaikat itu perempuan, yang mereka (malaikat) itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pengasih. Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu? Kesaksian mereka akan ditulis dan mereka akan ditanya (Az-Zukhruf: 19)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: