Anemia Hemolitik

Anemi hemolitik adalah anemi yang terjadi karena pemecahan yang
berlebihan darisel eritrosit (hemolisis) tanpa diikuti oleh kemampuan yang
cukup dari sumsum tulang untuk memproduksi sel eritrosit bagi mengatasi
hemolisis yang berlebihan tersebut, sumsum tulang akan mengalami
hyperplasia.
Ada dua faktor yang mempengaruhi hemolisis yaitu Faktor Instrinsik
(intra korpuskuler) ,kelainan terutama pada sel eritrosit , sering merupakan
kelainan bawaan, kelainan terutama pada enzym eritrosit. Dan Faktor
Ekstrinsik (extra korpuskuler) kelainan umumnya didapat (aguaired) dan
biasanya merupakan kelainan immunologi .
Klasifikasi dan etiologi anemi hemolitik yaitu Penyakit hemolitik yang
diturunkan (Inherited hemolytic disorders) biasanya merupakan kelainan
membrane, enzym glycolytic, kelainan metabolik nukleotide ,deffisiensi
enzym pentosephosphat ,kelainan syntese dan struktur eritrosit . Anemi
hemolitik didapat (Aquaired hemolitik anemi) Anemi hemolitik immune
,anemi mikroangiopatik, Infeksi ,zat kimiawi,physical agent, PNH
,hypophosphospatemia ,vit.E deffisiensi pada newborns.
Pemeriksaan laboratorium yang penting diantaranya yaitu Hitung sel
darah secara lengkap (C.B.C) :Hb.,Ht.,Jumlah lekosit, eritrosit ,trombosit
,retikulosit ,nilai MC ,pemeriksaan SADT, Osmotik Fragiliti Test
,Pemeriksaan Biokimiawi dan Pemeriksaan immunologi.

Semoga Bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: